“Pepadi  turut dalam pembangunan bangsa”, demikianlah pernyataan Kondang Sutrisno Ketua Umum Pepadi  dalam  sambutannya pada  pergelaran wayang di Tugu Api, TMII (Taman Mini Indonesia Indah), dalam rangka HUT PEPADI  ke 47. Menurutnya, dalam  kinerjanya PEPADI  tidak hanya sekedar melestarikan dan mengembangkan seni padalangan, tetapi PEPADI akan secara aktif turut untuk menempatkan seni pedalangan di tengah-tengah pembangunan nasional.

PEPADI juga akan mengikuti alur jaman yang berkembang saat ini, dengan berbenah diri memanfaatkan media teknologi dan informasi untuk mendukung peran dan fungsi PEPADI di tengah-tengah  pembangunan nasional.

Sedangkan pada acara Sarasehan PEPADI yang diselenggarakan sebelum pergelaran wayang, dalam kata sambutannya Kondang Sutrisno  menyinggung mengenai kondisi tahun politik saat ini.  Dengan diselenggarakan proses demokrasi Pilkada, Pileg dan Pilpres diharapkan  seni pedalangan dapat menyampaikan pesan-pesan  kedamaian, persatuan dan kesatuan bangsa serta sikap-sikap yang bermoral dan berbudaya.

Dalam kesempatan itu juga Kondang Sutrisno mengatakan akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan Hari Wayang Indonesia yang jatuh pada 7 November itu  untuk mendapat pengesahan dari pemerintah. Karena pengakuan  itu  akan menjadi momentun untuk lebih membuat gairah pelestarian dan pengembangan wayang di Indonesia (Mikka WN).